Pengaruh prematuritas yang merugikan selama masa bayi dan dengan bertambahnya usia anak timbul dari sikap orang tua yang tidak menguntungkan. Seringkali orangtua diwarnai dengan penerimaan keyakinan tradisional bahwa semua anak prematur ditakdirkan cacat atau tidak normal. Beberapa akibat prematuritas yang dilaporkan didasarkan atas penelitian dimana satu-satunya kriteria prematuritas adalah berat lahir rendah, dengan mengabaikan kemungkinan bahwa berat badan rendah mungkin disebabkan oleh kondisi yang lain dari prematuritas. Penelitian mengungkapkan bahwa status perkembangan anak yang lahir prematur umumnya dibawah normal untuk 5 atau 6 bulan pertama. Setelah itu, keterbelakangan berkurang hingga usia 2 tahun yaitu saat kesenjangan antara anak yang lahir normal dan prematur biasanya berakhir.
Bila awal pengukuran perkembangan ditentukan pada saat pembuahan dan bukan pada saat lahir, tampak sedikit perbedaan antara bayi yang normal dan prematur. Bahkan pada bulan pertama hidupnya. Sebuah contoh yang khas menggambarkan hal ini. Seorang bayi yang lahir prematur 2 bulan pada saat berusia 2 bulan akan menjadi lebih matang daripada bayi normal yang baru saja dilahirkan. Keduanya telah mengalami perkembangan selama 9 bulan. Bayi yang pertama berada dalam rahim ibu selama 7 bulan dan 2 bulan di luar sedang yang kedua berada dalam rahim selama 9 bulan. Apabila bayi prematur dinilai berdasarkan norma bayi normal yang berusia 2 bulan ia dirugikan sebab bayi yang normal telah berkembang dengan 9 bulan bagi bayi prematur. Sebaliknya bila dipertimbangkan usia sejak pembuahan, bayi prematur akan lebih beruntung bila dibandingkan dengan bayi normal.
Studi mengenai pengaruh prematuritas dalam berbagai bidang perkembangan menunjukkan bahwa pola perilaku bayi yang lahir prematur serupa dengan mereka yang lahir normal walaupun yang pertama agak ketinggalan untuk sementara waktu. Berapa banyak kesenjangan yang terjadi sebagian besar bergantung pada berat lahir kecuali bila bayi terluka berdasar lahir. Bayi yang beratnya di bawah 4 pon pada saat lahir akan terbelakang sebulan atau lebih selama 18 bulan pertama hidupnya sedangkan mereka yang beratnya 4 sampai 5 pon pada saat lahir akan mengejar berat yang normal untuk usia mereka pada saat mereka berusia 9 atau 10 bulan. Terdapat bukti bahwa beberapa kesenjangan perkembangan yang umum terjadi dikalangan anak yang lahir prematur dapat ditanggulangi, sedikitnya untuk sebagian, bila mereka lebih diberi rangsangan terutama pada awal hari-hari pascal lahir.
baca juga : Prematuritas Sering Terjadi pada Anak Pertama!