Kondisi yang Mempengaruhi Emosi Dominan

Kondisi yang Mempengaruhi Emosi Dominan

Kondisi yang ikut mempengaruhi emosi dominan bisa juga dikatakan sebagai faktor yang berpengaruh.

KONDISI KESEHATAN

Kesehatan yang baik mendorong emosi yang menyenangkan menjadi dominan, sedangkan kesehatan yang buruk menyebabkan emosi yang tidak menyenangkan menjadi dominan.

SUASANA RUMAH

Jika anak-anak tumbuh dalam lingkungan rumah yang lebih banyak berisi kebahagiaan dan apabila pertengkaran, kecemburuan, dendam, dan perasaan lain yang tidak menyenangkan diusahakan sesedikit mungkin, maka anak akan lebih banyak mempunyai kesempatan untuk menjadi anak yang bahagia.

CARA MENDIDIK ANAK

Mendidik anak secara otoriter, yang menggunakan metode hukuman untuk memperkuat kepatuhan secara ketat, akan mendorong emosi yang tidak menyenangkan menjadi dominan. Cara mendidik anak yang bersifat demokratis dan permisif akan menimbulkan suasana rumah yang lebih santai (relax) yang akan menunjang bagi ekspresi emosi yang menyenangkan.

PENGARUH PARA ANGGOTA KELUARGA

Hubungan yang tidak rukun dengan orang tua atau saudara akan lebiN banyak menimbulkan kemarahan dan kecemburuan sehingga emosi ini akan cenderung menguasai kehidupan anak di rumah,

HUBUNGAN DENGAN TEMAN SEBAYA

Jika anak diterima dengan baik oleh kelompok teman sebaya maka emosi-yang-menyenangkan akan menjadi dominan padanya, sedangkan jika anak ditolak atau diabaikan oleh kelompok te. man sebaya maka emosi-yang-tidak-menyenangkan akan menjadi dominan padanya.

PERLINDUNGAN YANG BERLEBIH-LEBIHAN

Orang tua yang melindungi anak secara berlebihan (overprotective) akan menimbulkan rasa takut pada anak menjadi dominan. Begitu juga dengan yang hidup dalam prasangka bahaya terhadap segala sesuatu.

ASPIRASI ORANG TUA

Jika orang tua mempunyai aspirasi tinggi yang tidak realistis bagi anak-anaknya, anak akan menjadi canggung, malu, dan merasa bersalah. Terutama apabila mereka menyadari kritik orang tua bahwa mereka tidak dapat memenuhi harapan tersebut. Pengalaman semacam ini yang terjadi berulang kali dengan segera akan menyebabkan emosi-yang-tidak-menyenangkan menjadi dominan dalam kehidupan anak.

BIMBINGAN

Bimbingan dengan titik berat pada penanaman pengertian bahwa mengalami frustrasi diperlukan sekali-kali dapat mencegah kemarahan. Sedangkan kebencian menjadi emosi yang dominan Tanpa bimbingan semacam ini emosi tersebut akan menjadi dominan. Hal ini terutama apabila frus trasi yang dialami dirasakan tidak adil bagi seorang enak,

baca juga : Kondisi Yang Mempengaruhi Perkembangan Emosi

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *