Keterlantaran Kasih Sayang Anak, Apa Penyebabnya?

Keterlantaran Kasih Sayang Anak, Apa Penyebabnya?

Keterlantaran kasih sayang anak disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut uraiannya.

TARAF KETERLANTARAN

Frustrasi yang ringan terhadap hasrat akan kasih sayang memperbesar keinginan anak akan kasih sayang. Sebagai contoh, anak yang bersaing dengan saudara-saudaranya untuk mendapatkan perhatian ibu atau ayahnya menjadi anak yang ramah tamah dan selalu ingin menyenangkan orang lain. Keterlantaran kasih sayang yang menyolok mengakibatkan dampak yang serius.

SAAT TERJADINYA KETERLANTARAN

Masa Kritis untuk keterlantaran kasih sayang ialah dari usia 6 (enam) bulan sampai dengan usia 5 (lima) tahun. Keterlambatan setelah usia 5 (lima) tahun berdampak ringan karena anak dapat menemukan pemuasan pengganti. Sebelum saat itu, pemuasan pengganti mempunyai pengaruh yang kecil karena kelekatan emosional yang menetap belum pernah dibina.

ORANG YANG DIPISAHKAN DARI ANAK

Setelah terbiasa dengan asuhan dan kasih sayang ibu atau pengganti ibu, bayi atau anak kecil tidak dapat memahami perpisahan yang tibatiba dengan sumber ketenteraman emosional ini, sekalipun perpisahan ini bersifat sementara. Akibatnya, anak merasa tidak disukai, tidak dicintai, dan ditolak.

LUAS PEMISAHAN

Ketika anak kecil dipisahkan dari ibunya atau ibu asuhnya selama jangka waktu yang lama, maka pengaruhnya akan jauh lebih serius dari pemisahan bersikap temporer. Jika pemisahan berlangsung selama kurang dari tiga bulan, maka upaya menghidupkan kembali pertukaran emosional akan menyebabkan resumsi fisik dan mental yang normal.

baca juga : Kondisi yang Mempengaruhi Emosi Dominan

KEPRIBADIAN

Sebagian anak bergantung dan menginginkan perhatian dan kasih sayang yang tetap sedangkan anak lainnya dapat berbahagia dengan perhatian dan kasih sayang yang tidak sebanyak itu. Anak yang perhatiannya terarah kepada di. ri sendiri mempunyai keinginan akan kasih sayang yang tidak sekuat anak yang perhatiannya terarah pada orang lain.

URUTAN KELAHIRAN

Anak sulung terbiasa dengan perhatian dan kasih sayang yang tetap dari ibu, sehingga lebih mudah dirusak oleh keterlantaran emosional dibandingkan dengan anak-anak yang lahir kemudian. UKURAN

KELUARGA

Anak-anak dari keluarga besar terbiasa dengan hubungan yang agak kurang dengan ibu. Dan tak begitu mudah dirusak oleh keterlantaran kasih sayang dibandingkan dengan anak tunggal. Karena anak darj keluarga besar sering diasuh oleh pengganti ibu, mereka tidak bergantung pada seseorang saja untuk mendapatkan kasih sayang.

PENGGANTI SUMBER KASIH SAYANG YANG MEMUASKAN

Kebanyakan kerusakan psikologis yang disebabkan oleh keterlantaran emosional dapat dicegah. Hal ini jika ada pengganti sumber kasih sayang yang dapat memuaskan kebutuhan anak. Dalam hal adopsi, bayi atau anak kecil dengan segera menyesuaikan diri dengan pengganti orang tua dan melakukan penyesuaian yang baik.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *