Gerak untuk Mengungkapkan Imajinasi, Ruang, dan Bunyi

Gerak untuk Mengungkapkan Imajinasi, Ruang, dan Bunyi

Gerak untuk mengungkapkan imajinasi, ruang, dan bunyi membahas tentang kemampuan anak untuk merespon ketiga aspek tersebut. Setiap manusia mempunyai daya ingat untuk mengingat kembali pengalaman-pengalamannya di masa lampau. Bagitu pun dengan dunia khayal, orang dewasa maupun anak-anak memilikinya. Perbedaannya dengan daya ingat, daya khayal merupakan sesuatu kekuatan yang mampu untuk membayangkan atau menghayalkan yang belum pernah dilihat atau dialami, di samping dapat membayangkan kembali pengalaman-pengalamannya. Hanya saja, tidak semua orang mempunyai daya khayal/imajinasi yang kuat.pada dasarnya, imajinasi kreatif anak-anak harus mendapat mendapat dorongan serta pemupukan dan rangsangan untuk menumbuhkan atau membantu mengungkapkannya secara estetis menjadi gerak-gerak yang ekspresif. Selain itu, ungkapan-ungkapan dari imajinasinya haruslah berkisar dari apa yang telah dialami atau dilakukannya, atau kiranya hal-halyang mampu anak-anak khayalkan. Dengan kata lain, seorang guru mampu mempertimbangkan bahan untuk membantu menumbuhkanmajinasi kreatitnya, antara lain barupa cerita, gambar, atau film.

Kemampuan gerak dalam penguasaan ruang adalah menumbuhkan dan mengembangkan daya kreatit anak dalam penggunaan dan penguasaan ruang ini, adalah  bagaimana agar bahan pelajaran tersebut dapat merangsang daya cipta anak untuk mampu menata ruang tari. Dalam arti, anak menguasi ruang dengan mengatur tahapan, arah hadap, dan arah gerak dengan sebaik-baiknya.bahan dan materi pelajaran untuk keperluan ini, sebenarnya dapat diambil dari pengembangan bahan yang telah disajikan dalam kegiatan peniruan, seperti latihan gerak atau olan tubun, gerak dasar berirama tanpa alat dan menggunakan alat, dalan lain-lain. Selanjutnya untuk memperluas dan meningkatkan kemampu anak dalam penggarapan pola-pola lantai, dapat ditambahkan pula dengan gerak di tempat, berpindah yang lebih bervariasi serta pembentukan-pembentukan kelompok.

baca juga : Wawasan Seni Tari: Definisi Beberapa Ahli

Kemampuan gerak dalam merespon bunyi/musik adalah semua anak-anak, sebenarnya telah mempunyai rasa musikal, tetapisanga sederhana. Dengan demikian, rasa ritmis pun telah dimilikinya walau ia masih kecil, walaupun sering merasa sulit untuk menyesuaikan dirinan ritme. Akan tetapi semakin besar dan bertambahnya pengalaman anak, maka semakin mudah pulalah ia menyesuaiakan dengan ritmne. Secara teratur dan bertahap, penguasaan ritme gerak tari akan semakin berkembang sejak mempelajari gerak-gerak dasar berirama (persiapan menari) yang dilakukan dalam kegiatan peniruan.sebagai bahan pelajaran untuk memupuk dan menumbuhkan daya kreatifnya, dapat disajikan suatu rangkaian bunyi/musik, atau iringan yang telah tersusun, sehingga mereka terangsang emosinya untuk dapat mengeksprsikan imajinasinya.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *