Prinsip Pengembangan Bahan Ajar

Prinsip Pengembangan Bahan Ajar

Dibawah ini merupakan pembahasan mengenai prinsip pengembangan bahan ajar.

Kebutuhan dari suatu bahan ajar

  1. Materials Should Achieve Impact

Bahan ajar harus memberikan dampak kepada peserta didik dan berorientasi pada hasil belajar.

  1. Materials Should Help Learners to Feel at Ease

Bahan ajar harus membuat nyaman disimak, ditonton, dll.

  1. Materials should Help Learners to Develop Confidence

Peserta didik ketika menyimak bahan ajar yang disampaikan harus merasa percaya diri setelahnya, sehingga bahan ajar yang disampaikan dijadikan referensi oleh mereka.

  1. What is Being Taught Should be Perceived by Learners as Relevan and Useful Bahan ajar harus relevan dan bermakna, disesuaikan dengan kebutuhan peserta
  2. Bahan ajar selain menutupi kebutuhan tapi bisa dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama
  3. Siswa harus diberi persiapan, maka hasilnya akan semakin bagus
  4. Semua yang diberikan melalui bahan ajar, hasilnya tidak akan instan
  5. Terdapat lembar kerja/aktivitas di dalam bahan ajar
  6. Harus terdapat jeda diantara materi
  7. Bahan ajar harus bisa memotivasi peserta didik

Baca juga: Tutorial Memasukkan Bahan Ajar dan Bahan Uji pada Moodle

Prinsip pengembangan bahan ajar

  1. Novelty yaitu masih ada kebaruan dari bahan ajar yang dibuat
  2. Variety yaitu adanya variasi dari bahan ajar yang dibuat
  3. Attractive presentation artinya membentuk suatu tampilan yang menyenangkan
  4. Appealing content artinya pesan di dalam bahan ajar harus menggunggah peserta didik untuk memperdalam pengetahuan

Suggestions

  1. Berorientasi pada value yang akan disampaikan serta merasakan interaksi yang memberikan makna
  2. Mengingat karakteristik bahan ajar
  3. Mengandung unsur-unsur visual dan pesan yang disampaikan harus jelas artinya tidak membuat bingung atau ambigu
  4. Mendorong adanya kolaborasi dan kerja sama dengan siswa dengan diberi tantangan/HOTS
  5. Bahan ajar harus layak digunakan dan tidak berlebihan
  6. Berikan ilustrasi yang tepat jika

Menurut Romansyah (2016) prinsip-prinsip pemilihan bahan ajar meliputi prinsip relevansi, prinsip kecukupan, dan prinsip konsistensi. Adapun tahap-tahap pemilihan bahan ajar meliputi penentuan aspek-aspek perilaku yang terdapat dalam standar kompetensi dan kompetensi dasar, serta penentuan atau pemilihan jenis bahan ajar yang sesuai dengan aspek- aspek perilaku yang terdapat dalam standar kompetensi dan kompetensi dasar. Sementara itu kriteria penyajian bahan ajar meliputi pencantuman tujuan pembelajaran, penahapan pembelajaran (pengurutan bahan ajar), penarikan minat dan perhatian peserta didik, pelibatan keaktifan peserta didik, hubungan antar bahan ajar, soal, dan norma penyajian bahan ajar.

Baca juga: Cara Mengatasi Anak yang Mulai Berbohong

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *