Pengaruh umum prematuritas terhadap perekembangan anak

Pengaruh umum prematuritas terhadap perekembangan anak

Pengaruh umum prematuritas terhadap perekembangan anak selanjutnya adalah sebagai berikut ini

PERKEMBANGAN FISIK

Bayi prematur lebih lambat mencapai kecepata an pertumbuhan yang mencirikan beberapa bulan awalkehidupan, tetapi pada akhir tahun pertama mereka hampir mengejar kecepatan pertumbuhan bayi normal.

KESEHATAN

Pada tahun pertama, bayi prematur lebih banyak sakit, terutama karena gangguan pernapasan dan nasopharyngeal. Dengan bertambah nya usia, mereka lebih sering menderita gangguan fisik seperti kurang gizi, kecebolan, dan kegemukan. Gangguan yang paling berbahaya yang berkaitan prematuritas ialah kerusakan mata karena anoksia.

PENGENDALIAN MOTORIK

Bayi prematur duduk, berdiri, dan berjalan pada usia yang lebih lambat dibandingkan dengan bayi normal, dengan keterbelakangan terutama pada bayi prematur yang berukuran paling kecil pada saat lahir. Sebagai anak kecil, gerakan mereka kurang baik.

KECERDASAN

Lebih banyak kasus gangguan mental yang serius ditemukan pada bayi prematur ketimbang bayi umumnya. Untuk sebagian besar gangguan mental ditemukan di antara mereka yang menderita pendarahan otak pada saat atau segera sesudah lahir.

BICARA

Anak yang dilahirkan prematur menggunakan bahasa bayi yang lebih lama dan mengalami gangguan berbicara daripada anak normal. Menggagap meru pakan gangguan bicara yang palin gumum.

PERILAKU INDERA

Bayi prematur sangat sensitif terhadap Suara dan kebisingan. Dengan ber tambahnya usia, me- reka lebih mudah teralih perhatiannya karena kebisingan dan sangat sensitif terhadap warna dan obyek bergerak.

PERILAKU EMOSiONAL

Beberapa bayi prematur adalah “bayi yang lem-but, tetapi kebanyakan bersitat malu, pema-rah, pemberang, dan negativistik. Ciri gugup se perti menghisap jari dan menggigit kuku sertagangguan perilaku seperti ledakan amarah dan cenderung sering menangis lebih umum di ka- langan bayi prematur.

PENYESUAIAN SOSIAL

Umumnya anak yang lahir prematur melakukan penyesuaian yang lebih baik pada tahun-tahun awal ketimbang berikutnya. Sebagai bayi mere- ka cenderung malu, sangat akrab dengan orang tuanya, dan lebih bergantung daripada bay i nor. mal yang berusia sama. Pada tahun prasekolah dan awal sekolah dasar mereka lebih menun-Jukkan perilaku ber masalah, terutama kesulitanmakan.

PERILAKU MENYIMPANG

Hiperkinetik, perilaku tidak teratur, gugup, dan mudah mengalami kecelakaan terutama terda- pat di antara bayi prematur yang menderita kerusakan otak pada saat lahir.

baca juga : Pengaruh Prematuritas yang Merugikan Bayi

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *