Menentukan Materi Pembelajaran Seni Tari AUD

Menentukan Materi Pembelajaran Seni Tari AUD

Menentukan materi pembelajaran seni tari bagi anak usia dini tidaklah mudah. Dalam hal ini dibutuhkan pengetahuan dan kecermatan dari guru (tari) dalam memilih materi pembelajaran seni tari, yangsesuai dengan karakter dan kebutuhan anak, yang pada akhirnya dapat memberikan rangsangan, arahan, motivasi, dan kreativitas. Seperti yang kita ketahui, tidak semua jenis tari cocok dan relevan dengan dunia anak. Hal ini karena anak mempunyai karakteristik dan kebutuhan yang berbeda dengan orang dewasa, dan tentunya tidak bisa disamakan.

baca juga : Kreativitas dalam Gerak Tari Anak Usia Dini

Dalam pembelajaran seni tari untuk profesional misalnya, biasanya sudah mempunyai materi gerakan yang saklek, apalagi untuk jenis tari tradisioanal. Oleh karena itu, dalam materi gerakannya sudah ada kaidah-kaidah atau aturan dalam menari, dan itu sudah menjadi keharusan untuk mentaatinya. Akan tetapi, jika dalam pembelajaran tari anak usia dini diterapkan hal tersebut, maka yang ada hanya kebosanan dan kejenuhan pada anak, dan tujuan mendasar dari pendidikan tari tidak akan tercapai.

Ketiga hal tersebut, harus selalu ada dalam materi ,yang disampaikan haruslah membuat anak nyaman, senang pada setiap materi seni tari. Untuk menghindari tingkat kesulitan, kebosanan pada anak, serta menumbuhkan rasa percaya diri pada anak. Hal yang paling utama dalam pembelajaran seni tari adalah rasa  senang pada anak. Jika anak sudah merasa senang, maka dengan senang hati pula, tanpa adanya paksaan dari guru, mereka akan menikmati setiap gerakan tari. Bahkan, tidak jarang anak-anak membuat gerakan baru yang unik dan menarik, yang secara spontan dan tidak direncanakan, mengalir begitu saja lahir dari gerakan anak dengan imajinasi atau fanstasi mereka.

Gerakan-gerakan anak yang unik, menarik, dan spontan itu, bisa dipilah dan diolah oleh guru tari untuk menjadi referensi materi gerakan tari. Dalam pembelajaran tari, guru tari sebenarnya sudah mempersiapkan materi tari dengan matang sebelumnya. Akan tetapi dalam pelaksanaannya, terkadang materi tersebut tidak digunakan sama sekali, karena satu dan lain hal. Biasanya karena anak mempunyai gerakan yang lebih bagus dan sesuai, hasil dari imajinasi mereka tentang sesuatu. Dalam hal ini, seharusnya guru memakai gerakan baru dari anak-anak tersebut, daripada memaksakan gerakan yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Dalam pembelajaran tari, materi seni tari untuk siswa putra dan putri biasanya diperlakukan berbeda.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *