Menangis bagi Bayi dan Artinya untuk Orangtua

Menangis adalah mekanisme penting yang dimiliki oleh anak yang baru lahir untuk berkomunikasi dengan dunia luar . Tangisan dari bayi baru lahir menunjukkan bahwa paru-paru yang sudah terisi udara. Tangisan juga memberikan informasi mengenai sistem saraf pusat bayi. Ada 3 jenis tangisan bayi

Tangisan biasa.

Pola ritmis yang biasanya terdiri dari tangisan, diikuti oleh periode diam yang singkat kemudian desisan singkat lalu tangisan bernada lebih tinggi dari tangisan awal. Kemudian ia istirahat sejenak sebelum diikuti dengan step berikutnya. Beberapa ahli percaya bahwa rasa lapar adalah salah satu kondisi yang menyebabkan tangisan ini.

Tangisan marah.

Beberapa variasi tangisan biasa dengan lebih banyak udara yang dipaksa melewati pita suara. Tulisan ini terjadi apabila anak menginginkan sesuatu, kemudian ia sudah meminta izin, tetapi oleh orang tuanya dilarang.

Tangisan kesakitan

Tangisan tiba-tiba yang keras dan panjang titik diikuti dengan menahan nafas tetapi tidak ada dengarkan awal sebelum barisan ini titik biasanya disebabkan oleh stimulus dengan intensitas yang tinggi titik misalnya ketika anak tiba-tiba jatuh dari ayunan kemudian ia terbentur sebuah ayu. rasa sakit yang ia rasakan pada anggota tubuhnya tentu membuat terkejut si anak

Pada umumnya orang dewasa dapat membedakan apakah tangisan bayi menunjukkan kemarahan atau kesakitan titik orang tua dapat membedakan tangisan bayinya dengan lebih baik dibandingkan dengan tangisan bayi orang lain. Bagaimana ketika bayi tersebut menangis apakah kita harus mendiamkan atau menenangkannya?

baca juga : ASI Eksklusif Wajib Diberikan pada Bayi !

Pada masa lalu jb watson seorang ahli behaviorisme menyatakan bahwa kebanyakan orang tua terlalu banyak menghabiskan waktu dalam merespon tangisan bayi titik sebagai konsekuensinya orang tua memberikan penghargaan atau reward terhadap tangisan dan meningkatkan frekuensi tangisan tersebut. pendapat yang lebih baru dari ahli behaviorisme yakni jika menemukan bahwa pengasuh yang langsung menenangkan tangisan bayi akan meningkatkan frekuensi tangisan bayi. Intinya para ahli behaviorisme memandang bahwa ketika orang tua merespon tangisan bayi, bayi malah akan menunjukkan tangisan yang lebih kencang dari periode sebelumnya.

Tidak dengan ahli lain yang menyatakan bahwa respon yang segera terhadap tangisan bayi pada 1 tahun pertama akan berdampak hebat pada perkembangan bayi setelahnya. Sponge ini akan membentuk ikatan yang kuat atau bonding antara ibu dan juga bayi tidak banyak yang respon ibunya cepat ketika menangis pada dosa 3 bulan awal kan lebih jarang menangis pada masa satu tahun awal nantinya

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *