DESAIN PEMBELAJARAN SENI TARI pada pendidikan anak usia dini harus disesuaikan dengan karakter khususnya. Penyelenggara pendidikan anak usia dini (PAUD), menuntut tenaga pendidik yang mempunyai kemampuan profesional, sosial, dan pribadi yang mumpuni. Salah satu kemampuan mendasar yang harus dimiliki tenaga pendidik adalah memahami dengan baik bagaimana perkembangan anak. Pemahaman yang baik akan perkembangan anak, akan memudahkan pendidik untuk untuk merancang kegiatan pembelajaran, menata lingkunan belajar yang kondusif, mengimplementasikan pembelajaran dan mengevaluasinya. Hal tersebut senada dengan yang dijelaskan oleh Wiyani & Barnawi2012), bahwa penmbelajaran yang berorientasi pada pada perkembangan anak mengacu pada tiga hal penting, yaitu: berorientasi pada usia yang tepat, berorientasi pada individu yang tepat, dan berorientasi pada konteks sosial dan budaya.
Dalam lain kata, proses pembelajaran harus disesuaikan dengan tingkat usia dan kebutuhan anak, juga harus diminati anak.Berdasarkan hal tersebut, sudan menjadi suatu keharusan bahwa pembelajaran anak usia dini harus dirancang dan dipersiapkan dengan baik dan matang, di mana kondisi dan karakter anak adalah menjadi sumbe rpertimbangan utama. Demikan halnya dalam proses pembelajaran seni tari. Sebagai salah satu “media pendidikan anak usia dini, dalam hal ini, Pendidikan seni tari juga harus didesain dengan matang dan terarah. Dalam proses belajar desain pelaksanaan pendidikan seni tari, tidak terlepas dari proses mengajarnya, yang dalam hal ini meliputi: tujuan, materi pembelaiaran dan metode, sarana dan prasarana, evaluasi, kondisi sosial dan budaya, dan faktor pendukung dan penghambat proses pembelajarannya. Untuk lebih jelasnya, berikut dijelaskan dengan lebih terperinci tentang desain pelaksanaan pendidikan seni tari.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa pembelajaran seni di PAUD, temasuk seni tari, bukan untuk menjadikan anak sebagai seorang yang ahli dalam bidang seni. Akan tetapi, pendidikan seni di sekolah adalah sebagai salah satu media untuk memenuhi fungsi perkembangan dan pertumbuhan anak, baik fisik, maupun psikisnya. Olehkarena itu, tujuan dalam seni tari harus selaras dengan tujuan program kegiatan belajar anak TK, sebagaimana yang terdapat dalam garis-garis Besar Program Kegiatan Belajar Taman Kanak-Kanak Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu untuk membantu meletakkan dasarke arah perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan, dan daya Cipta yang diperlukan oleh anak didik dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan untuk pertumbuhan serta perkembangan selanjutnya(Moeslichatoen, 1999). Berdasarkan hal tersebut, maka tuj uan pembelajaran seni tari pada lembaga PAUD adalah untuk memenuhi kebutuhan yang mendasar baganak dalam rangka mengaktualisasikan diri dengan lingkungan sekitar.
baca juga : Menentukan Materi Pembelajaran Seni Tari AUD