Masa operasi konkret anak dapat melakukan banyak pekerjaan pada tingkat yang lebih tinggi daripada yang dapat mereka lakukan pada masa sebelumnya. Pemahamannya tentang konsep ruangan, kausalitas, kategorisasi menjadi lebih baik. Anak usia 6 atau 7 tahun dapat memahami konversi dan penjumlahan lebih baik. Mereka juga dipercaya menemukan jalan dari dan ke sekolah sehingga orangtua tidak perlu lagi menjemputnya. Kemampuan mengingat anak-anak pada tahapan operasi konkret lebih baik dan dapat juga berhubungan dengan ruangan.
Mereka mempunyai ide yang lebih baik tentang jarak dari satu tempat ke tempat lain, lama waktu tempuhnya, dan dapat mengingat rute dan tanda-tanda jalan. Keputusan tentang sebab akibat akan meningkat. Anak berinisiatif menggunakan strategi untuk penambahan, dengan menggunakan jari-jari atau dengan benda lainnya. Mereka juga dapat memecahkan soal cerita yang bersifat sederhana. Kemampuan mengkategorisasi membantu anak untuk berfikir logis.
Menurut Piaget, anak-anak dalam tahapan operasi konkret berfikir induktif. Induktif berarti dimulai dengan observasi seputar gejala atau hal yang knususd ari suatu kelompok masayarakat, binatang, objek, atau kejadian, kemudian menarik kesimpulan. Misalnya : anjing Tono menggonggong, anjing Susi menggonggong, anjing Budi menggonggong, jadi anjing semua menggonggong. Perkembangan kognitif menggambarkan bagaimana kemampuan berfikir anak berkembang dan berfungsi. Kemampuan berfikir anak berkembang dari tingkat yang sederhana dan konkret ketingkat yang lebih rumit dan abstrak.
baca juga : Risiko Negatif Jika Emosional Anak Dibiarkan
Pada masa ini anak sudah dapat memecahkan masalah-masalah yang bersifat konkret. Anak memahami volume suatu benda padat atau cai meskipun ditempatkan pada tempat yang berbeda bentuknya. Berkurang rasa egonya dan mulai bersikap sosial. Terjadi peningkatan dalam hal pemeliharaan misalnya mulai mau memelihara alat permainannya. Mengerti perubahan-perubahan dan proses dari kejadian-kejadian yang lebih kompleks serta saling hubungannya lebih baik tentang konsep ruang, sebab akibat, kategorisasi, konservasi, dan tentang jumlah.
Anak mulai memahami jarak
Anak mulai memahami jarak dari satu tempat ke tempat lain, memahami hubungan antara sebab dan akibat yang ditimbulkan, kemampuan mengelompokkan benda berdasar kriteria tertentu, dan menghitung. Guru diharapkan membantu siswa untuk meningkatkan kemampuan berfikirnya. Kemampuan berfikir ditandai dengan adanya aktivitas-aktivitas mental seperti mengingat, memahami dan memecahkan masalah. Pengalaman hidupnya memberikan andil dalam mempertajam konsep mampu berfikir