Cara mengembangkan bakat minat anak daapt diilustrasikan sebagai berikut. Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, bisa dibilang pesepak bola terbaik dunia saat ini. Kehebatan mereka dalam mengolah si kulit bundar memang tidak diragukan lagi. Tak jarang, keduanya selalu diperbandingkan, mulai dari prestasi di level klub, negara, juga individu,produktivitas goal, kekayaan, dan lain sebagainya. Adapun yang menarik di sini, ada yang mengatakan bahwa, kehebatan dan kelihaian mereka dalam bermain sepak bola itu, mempunyai perbedaan.
baca juga : Bakat dan Minat Anak Melalui Seni Tari
Messi adalah contoh dari bakat alamiah yang diberikan Tuhan, sedangkan Ronaldo adalah produk dari latihan yang dilakukannya selama ini. Yang harus dipahami, pada dasarnya setiap manusia itu dibekali potensi yang luar biasa dalam dirinya. Dalam proses keberlangusungan hidupnya, potensi tersebut ada yang terus diasah dan digali sehingga iabisa menjadi seorang yang profesioanal atau ahli di bidanganya, sepertis eni, musik, olahraga, ilmu pengetahuan, dan lainnya, tetapi ada jugayang tidak menggunakan potensi itu sepenuhnya, bahkan tidak ada yang menggunakannya sama sekali. Sejatinya semua anak dilahirkan mempunyai keunikan tersendiri,dan setiap anak punya karakter yang berbeda satu dengan yang lainnya.
Dalam hal ini, orang tua -sebagai pendidik utama dan pertama-seyogyanya harus bisa mengenali bakat anak sedini mungkin. Dengan mengenali bakat anak sedini mungkin, maka bakat anak akan bisa terasahdan terus digali dengan lebih baik. Peran orang tua adalah mendukun gbakat anak, dengan cara mengarahkan sebaik dan setepat mungkin sesuai dengan bakat yang dimiliki anak-anak. Sebagian anak memperlihatkan bakat atau potensi mereka di usia yang masih dini. Misalnya, seorang anak berbakat menjadi penyanyi,sejak kecil ia sudah memperlihatkan minatnya tersebut dengan tanda bahwa dia senang bernyanyi dan bergaya sesuai dengan penyanyi idolanya di depan cermin, bahkan di depan umum.
Sementara itu, anak lain memperlihatkan bakat lainnya ketika memasuki usia pra-remaja. Apa pun bakat yang dimiliki anak, orang tua patut mendukung dan menuntunnya supaya bakat itu memacu si anak untuk bisa mencapai apa yang dicita-citakan .Orang tua dan keluarga adalah faktor yang sangat vital dalam megenali bakat anak. Peran orang tua dalam hubungannya mengenali POtensi bakat anak memang tidaklah mudah, butuh kejelian dan kesabaran memperhatikan perkembangan dan pertumbuhan si buah hati. Selaitu, adanya kerja sama dan komunikasi yang baik dengan Lembaga adalah hal yang harus dilakukan orang tua. Karena bagaimanapun orangtua PAUD terkadang mempunyai beberapa kendala atau kesibukan sehingga Kurang maksimal dalam memperhatikan tumbuh kembangpun bakat dan minat yang dimiliki anak.