Dibawah ini merupakan program kegiatan untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia 0-2 tahun.
Tujuan program kegiatan untuk meningkatkan bahasa anak adalah untuk membantu anak mengembangkan keterampilan berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis yang lebih baik. Program ini juga bertujuan untuk membantu anak memahami bahasa dengan lebih baik dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi mereka.
Pada usia 0-3 bulan
- Orangtua harus terus berbicara kepada bayinya, meski ia hanya membalas dengan menangis atau tatapan mata. Ketika menggendong, Ibu dan bapak dapat mengobrol atau menceritakan apa saja yang dilihat. Gunakan kalimat pendek dengan tekanan dan pengucapan yang jelas.
- Memberikan tanggapan ketika bayi mengeluarkan suara. Ketika bayi bersuara, meski tidak jelas, Ibu dan bapak dapat memberikan balasan dengan tersenyum dan berbicara seperti sedang mengobrol.
Pada usia 4-6 bulan
- Putar musik dengan berbagai tempo dan irama. Bayi akan menunjukkan reaksi terhadap berbagai jenis musik yang didengarnya. Musik dengan irama yang cepat mungkin akan membuatnya bersemangat dan tertawa, sedangkan musik yang lembut akan membuatnya tenang dan nyaman.
- Wajah saling berhadapan ketika berbicara. Ketika sedang menggendong, hadapkan bayi pada wajah Ibu dan bapak, kemudian ajaklah berbicara dan ceritakan tentang apa yang dilihat. Demikian pula ketika sedang berbaring di tempat tidur atau kereta dorong. Berikan tanggapan bila bayi mengeluarkan suara-suara ketika sedang berbicara.
- Bunyikan suara-suara baru. Untuk memperkaya suara yang didengar, perkenalkan suara-suara baru ketika menggendongnya. Biarkan anak mendengar suara dan mencoba menirukannya.
Baca juga: Tahapan Perkembangan Bahasa Anak
Pada usia 7-9 bulan
- Biarkan anak bermain liur. Perhatikan ketika bayi bermain dengan air liurnya. Ia akan mengeluarkan suara-suara. Kegiatan ini membantu bayi untuk memperkuat otot-otot di sekitar mulut dan bibirnya.
- Bermain ciluk ba dan bernyanyi. Kegiatan ini akan menarik bagi bayi. Ia akan mendengar suara berulangulang seperti, ‘tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk’ ketika bernyanyi naik delman. Sedangkan permainan cilukba akan membantu anak untuk berlatih memusatkan perhatian.
Pada usia 10-12 bulan
- Tetaplah berbicara sepanjang hari. Ini akan sangat membantu bayi untuk mengembangkan kosa kata yang dimilikinya.
- Perintah sederhana. Minta bayi untuk melakukan perintah sederhana, seperti “Tolong ambilkan sendok” dan berikan respon positif berupa senyuman atau pelukan bila dapat memahami perintah itu. Jika belum memahami, ulangi perintah dan tunjukkan sendok kepadanya.
Pada usia 13-18 bulan
- Pengenalan warna. Anak mulai dapat mengenal warna. Sebutkan warna-warna yang berada di sekitarnya.
- Tunjukkan reaksi positif ibu dan bapak setiap kali anak mengucapkan satu kata.
- Tunjukkan perhatian ketika anak berbicara, karena ia ingin menyampaikan sesuatu. Dengarkan baik-baik dan berikan tanggapan positif. Bahkan ketika ibu dan bapak tidak mengerti dengan jelas apa maksudnya.
Pada usia 19-24 bulan
- Bernyanyi bersama. Kegiatan ini sangat menyenangkan bagi anak. Ia akan mempelajari kata-kata baru dengan cepat dan menggunakannya dalam situasi sehari-hari.
- Bermain sambil belajar bahasa. Gunakan mainan yang disukai oleh anak untuk mengenalkan konsep bahasa seperti konsep arah (atas, bawah) atau ukuran (besar, kecil). Minta anak untuk meletakkan mainannya (boneka/ bola/mobil-mobilan) di atas meja atau di bawah meja. Anak juga sudah mulai bisa memilih mana bola yang besar dan kecil.
- Mengenali anggota keluarga. Manfaatkan foto keluarga agar anak bisa mencari dan menetapkan anggota keluarga lainnya. Foto dengan suasana tertentu, misalnya hari raya, arisan, atau liburan, dapat menjadi bahasan untuk bercakap-cakap dengan anak.
Baca juga: Indikator Pemahaman Bahasa Anak: Mengenali Suara