Bentuk Tubuh Anak-anak yang Berbeda

Bentuk Tubuh Anak-anak yang Berbeda

Bentuk tubuh anak-anak dapat berbeda dari bentuk tubuh teman sebayanya, ada yang terlalu gemuk atau kurus, ada yang terlalu tinggi atau pendek, ada yang secara jenis kelamin kurang menarik dibandingkan dengan yang lain. Apabila penyimpangan ini tidak begitu kentara, biasanya anak tidak begitu perduli, karena temannya tidak akan mempersoalkannya. Dengan kata lain, oranglain tidak mempunyai penilaian negatit terhadap dirinya. Sebaliknya, penyimpangan yang menyolok akan kentara dan akibatnya akan membahayaka pola penyesuaian pribadi dan sosial anak.

Misalnya, apabila seorang anak usia 6 tahun berat tubuhnya sudah lebih 20 persen dari berat normal atau anak usia 6 tahun berat tubuhnya sudah melebihi 30 persen dari berat ideal, maka teman-tee,u-nk mannya akan dengan cepat menyebu tn ya sebagai anak gendut” (64). Penyimpangan bentuk tubuh akan lebih kentara pada masa puber pada saat mana sedang terjadiproses pem atangan alat kelamin. Misalnya, anak yang tergolong cepat matang, bentuk tubuhnya sudah lebih besar daripada teman sebayanya, seolah-olah telah mencapai bentuk dewasa. Ini membuat mereka yang tergolong lambat matang menjadi cemas bahwa dirinya berbeda dari temannya.

Akibat Bentuk Tubuh yang Menyimpang

Ada dua keadaan di mana bentuk tubuh yang menyimpang dapat menimbulkan gangguan psikologis yang berat. Pertama, anak-anak menyadari bahwa dirinya memang berbeda dari teman-temannya. Pada usia prasek’olah anak-anak sudah menyadari hal ini, tetapi mereka belum menyadari bahwa dirinya berbeda dari temannya dalam hal kewajaran kelaminnya. Ini baru akan muncul pada tahun-tahun terakhir di sekolah dasar. Misalnya,anak laki-laki yang endomorf atau ektomorf sering merasa iri bila membandingkan tubuhnya dengan anak laki-laki lain yang bentuk tubuhnya memosomorf, karena anak-anak ini tampaknya lebih disukai oleh teman-temannya. Hal ini akan semakin mempertinggi kesadaran bahwa bentuk tubuhnya memang menyimpang dari teman-temannya.

baca juga : Akibat Bentuk Tubuh yang Beda dari Anak Lain

Kedua, sebelum penyimpangan bentuk tubuh ini dapat menimbulkan gangguan psikologis, anak anak ini biasanya telah menyadari terlebih dahulu bahwa dirinya berbeda dari temannya karena dia telah mengalami sendiri bagaimana sikap dan pendapat orang lain terhadap bentuk tubuhnya. Misalnya, ia telah terbiasa dengan komentar orang tentang bentuk tubuhnya, atau nama olokan yang diberikan temannya. Dari pengalaman ini anak me-ngetahui bahwa penyimpangan bentuk tubuhnya memang kurang disukai. Misalnya, anak yang ter-lalu gemuk sudah terbiasa mendengar teman-temannya mengejek dengan sebutan “gendut” atau “anak penuh lemak”‘, orang tuanya juga memberikan pendapat yang sama dengan cara selalu menegur bila ia ingin makan terus, dan kesemuanya inimencerm inkan sikap sosial orang lain terhadap ke gemukan dirinya

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *