Pertumbuhan dan Perkembangan, Simak Ulasan Perbedaannya!

Pertumbuhan dan Perkembangan, Simak Ulasan Perbedaannya!

Pertumbuhan dan perkembangan banyak digunakan secara bergantian. Pada kenyataanya, kedua istilah ini memiliki makna yang berbeda namun tidak berdiri sendiri. Pertumbuhan berkaitan dengan perubahan kuantitatif yakni peningkatan ukuran dan struktur. Seorang anak yang sedang mengalami pertumbuhan tidak hanya menjadi lebih besar secara fisik tetapi ukuran dan struktur organ dalam dan otak meningkat. Akibat adanya pertumbuhan otak, anak tersebut memiliki kemampuan yang lebih besar untuk belajar, mengingat, dan berfikir. Anak tumbuh baik secara mental maupun fisik.

Contoh pertumbuhan pada anak adalah tinggi badan, berat badan, lingkar kepala. Hal-hal ini dapat diukur menggunakan alat ukur standar. Selain itu, pertumbuhan juga memiliki nilai yang dapat digunakan untuk menarik sebuah kesimpulan apakah ukuran tersebtu normal atau tidak untuk anak seusianya. Hasil data pengukuran pertumbuhan sangat singkat. Artinya dapat diperoleh tanpa harus melakukan penilaian lebih jauh.

Sedangkan perkembangan berkaitan dengan perubahan secara kualitatif dan kuantitatif. Ia dapat didefinisikan sebagai deretan progresif dari perubahan yang teratur dan koheren. Progresif menandai Bahwa perubahannya terarah, membimbing, mereka maju bukan mundur. Teartur dan koheren menunjukkan adanya hubungan nyata antara perubahan yang terjadi dan yang telah mendahului atau yang akan mengikutinya.

Contoh perkembangan adalah perkembangan berbicara, kemampuan berfikir kritis, kemampuan memecahkan masalah, kemampuan beradaptasi, kemampuan menjali hubungan dengan teman sebaya, dan kreativitas. Beberapa aspek tersebut tidak ada alat ukurnya secara angka. Namun seseorang dapat mengetahui sejauh manas perkembangan anak melalui metode observasi. Oleh karena itu, penilaian perkembangan anak tidak bisa terjadi dalam waktu yang singkat. Harus ada serangkaian waktu agar terjamin kevalidan datanya.

Seseorang dapat berubah menjadi baik atau buruk karena bertambahnya pengalaman. Dengan disimpannya kejadian dalam organisme , individu tanpa kecuali mengambil sari dari bekas-bekas pengalaman itu dan menciptakan kategori yang lebih rumit dan luas untuk menafsirkan kejadian baru. Sistem pengisian mental tidak saja tumbuh lebih besar tetapi juga diolah kembali kemudian, dengan banyak acuan. Orang dewasa bukan saja lebih rumti dari anak-anak tetapi mereka juga berbeda satu sama lain. Perbedaan ini semakin nampak manakala mereka berada pada usia lanjut. Demikian artikel tentang pertumbuhan dan perkembangan.

baca juga : Indikator Pemahaman Bahasa Anak: Mengenali Suara

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *