Besar kecilnya tubuh anak dipenegaruhi oleh faktor keturunan dan lingkungan. Faktor keturunan menentukan cara kerja hormon yang mengatur pertumbuhan fisik yang dikeluarkan oleh lobus anterior dari kelenjar pituitari. Kelenjar ini adalah kelenjar kecil yang terletak di dasar sebelah bawha otak. Bila menghendaki pertumbuhan jasmani yang normal, maka kelenjar ini harus mampu menghasilkan hormon pertumbuhan dalam jumlah yang dibutuhkan dan pada waktu yang tepat.
Bila jumlah hormonnya kurang maka pertumbuhan akan berhenti lebih awal dari yang normal, sebaliknya bila jumlah pembentukan hormonnya terlalu banyak maka tubuh orang tersebut akan tumbuh melebihi ukuran normal. Di Indonesia sendiri terdapat beberapa orang dengan tinggi di atas rerata.
baca juga: Pertumbuhan dan Perkembangan, Simak Ulasan Perbedaannya!
Dalam pembentukan hormon pertumbuhan ini ternayat tidak hanya kelenjar pituitary saja yang bekerja. Pengaruh hormon lain seperti tiroid dan gonad juga memiliki pengaruh. Misalnya ketika remaja, kelenjar gonads akan membentuk hormon laki-laki yang dinamakan dengan androgen sedangkan hormon pada kelamin perempuan dinamakan estrogen. Kedua jenis hormon ini ternyata bertindak sebagai alat menghambat pertumbuhan. Kedua hormon ini juga mengatur kadar kalsium sedemikian rupa sehingga tulang dapat mengeras dan selaput pinggirnya merapat. Di saat inilah pertumbuhan akan berhenti.
Lingkungan merupakan faktor kedua dari tinggi badan anak. Lingkingan ini terbagi menjadi lingkungan pralahir dan pascalahir. Beberapa penyebab seperti kekurangan gizi, merokok, tekanan batin yang dialami ibu yang sedang mengandung dan masih banyak lagi faktor yang lainnya. Ibu yang sedang hamil harus waspada jika makanan manis dapat mempecapat pertambahan ukuran janin. Ukuran ideal janin yang akan dilahirkan berkisar 2.5-3.0 Kg. Jika janin terlalu besar maka bisa saja dokter menganjurkan untuk operasi sesar. Pengaruh ini akan terus berlangsung sampai anak tumbuh menjadi dewasa.
Ukuran tubuh seseorang dapat dihitung dari tinggi dan berat tubuhnya. Bila tinggi dan berat tubuhnya mengikuti pola perkembangan yang seimbang maka seluruh pertumbuhan tinggi badan dari lahir sampai dewasa menjadi kurang dari pertambagan berat tubuh. Penigkata keseluruhan pertambhana berat tinggi badan adalah 3,5 foid, dan keseluruhan pertambahan berat tubuh adalah kira-kira 20 foid.